Cara Selamatkan Database Apabila XAMPP Error: MySQL shutdown
Hi teman-teman sebagaimana kita tau XAMPP adalah software Web Server yang populer di kalangan web developer. Banyak web developer yang menggunakannya dikarenakan lingkungan yang lengkap dan mudah cara menggunakanya.

Bebera pengalaman terjadi tiba-tiba XAMPP error Mysql Shutdown unexpectedly saya juga mengalami tiba-tiba error sedangkan database di Mysql belum sempat di backup, dan ini membuat jadi bingung apabila database kita banyak dan belum di backup atau eksport satu-persatu. Setelah mencoba dari beberapa sumber di internet ada yang berhasil ada yang tidak tetapi pada tutorial ini saya akan memberikan tips yang paling mudah dalam backup database apabila XAMPP tiba-tiba error dan belum backup databasenya.

1. Install XAMPP
Langkah pertama adalah yang paling mudah didalam memperbaiki XAMPP, dimana kita tinggal install XAMPP baru, untuk instal baru minimal versi XAMPP sama dengan versi sebelumnya yang error, tetapi sebelum instal XAMPP backup terlebih dahulu file database di dalam folder (XAMPP/mysql/data/) disesuaikan dengan lokasi xampp di komputer masing-masing, untuk copy database terlihat folder yang nama sama dengan nama database yang kita buat di Phpmyadmin.

Sebagai contoh teman-teman XAMPP yang error versi 7.24 maka kita install XAMPP minimal dengan versi 7.x, akan telapi kemarin saya mencoba untuk install versi diatas dari versi 7.x ke versi 8.2 dan berhasil mengembalikan databasenya.
2. Copy File Database di XAMPP lama ke XAMPP Baru
Setelah backup folder Database didalam folder XAMPP lama di (XAMPP/mysql/data/) kemudian Copy semua folder database didalam folder database tersebut ditambah satu file (ibdata1), paste ke folder XAMPP yang baru di install (XAMPP/mysql/data/ disesuaikan dengan lokasi komputer masing-masing ), dan folder file sistem kecuali file sistem bawaan seperti mysql, performance_schemaa, phpmyadmin, test.


Kemudian coba jalankan XAMPP dan dicek Phpmyadmin dan database telah berhasil kita kembalikan tanpa manual kita eksport dan import ke dalam Phpmyadmin.
Ikuti tulisan menarik lainya di blog ini :
- Apa Itu RestFul API, dan Manfaatnya Untuk Aplikasi?
- Aplikasi Buku Tamu Online Berbasis Web Dengan Codeigniter 3
- Aplikasi Arsip Surat Masuk & Keluar Berbasis Web Dengan Codeigniter 3
Terima kasih teman-teman yang telah membaca tulisan ini sampai selesai, semoga bermanfaat